Tampilkan postingan dengan label Gejala Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gejala Penyakit. Tampilkan semua postingan

Tukak Lambung Adalah: Pengertian Dan Gejalanya

Tukak lambung - Tukak lambung adalah luka yang terdapat pada lapisan dalam lambung dan usus yang mengakibatkan munculnya rasa sakit dan nyeri pada lambung dan saluran pencernaan. Tukak lambung pada umumnya disebabkan oleh infeksi yang diakibatkan bakteri Helicobacter pylori. Selain itu, tukak lambung juga bisa disebabkan oleh kebiasaan merokok dan mengkonsumsi obat anti radang dalam jangka panjang. Sementara faktor stress dan minum minuman beralkohol meskipun bukan merupakan penyebab dari tukak lambung, namun keduanya merupakan faktor utama yang menyebabkan tukak lambung semakin parah.

Bakteri Helicobacter pylori merupakan bakteri yang tahan terhadap asam lambung. Bakteri ini biasanya hidup dan berkembang biak dalam makanan dan minuman yang tidak dimasak dengan benar. Tukak lambung tidak mengenal usia. Bahkan infeksi yang menyerang bagian dalam lambung ini bisa menginfeksi anak-anak, akan tetapi gejalanya baru akan muncul beberapa puluh tahun kemudian karena prosesnya yang cukup lambat namun berbahaya.


Untuk mencegahnya, hindari kebiasaan buruk seperti merokok, makan makanan atau minuman yang tidak dimasak secara sempurna, menghindari faktor stress dan juga tidak minum minuman beralkohol.

Tanda atau ciri-ciri dari tukak lambung

1. Rasa perih di bagian perut, kembung dan bersendawa yang berkelanjutan.

2. Pada tingkat lanjut muncul rasa terbakar atau panas dan nyeri pada bagian perut. Rasa nyeri itu terasa mulai dari bagian pusar hingga tulang payudara. Biasanya rasa nyeri itu muncul ketika perut sedang kosong, rata-rata pada waktu antara makan siang dan makan malam.

3. Pada bagian lambung akan muncul rasa sakit atau nyeri sekitar 30 sampai 60 menit setelah makan, yaitu ketika makanan sudah melewati lambung.

4. Sering merasakan mual dan muntah.

Baca juga:
Gejala ginjal bermasalah
Gejala sakit ginjal dan pencegahannya
Gejala kanker serviks dan pencegahannya

Jika anda mengalami beberapa hal di atas, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Untuk mencegah hal itu terjadi pada anda, tentu menerapkan pola hidup sehat, makan makanan seimbang dan istirahat yang cukup adalah sebuah keharusan. Lebih baik mencegah daripada mengobati.
21.07 | 0 komentar | Read More

Ciri dan Gejala Ginjal Bermasalah

Gejala ginjal bermasalah – Ginjal adalah salah satu organ terpenting dalam tubuh manusia. Fungsinya adalah untuk menfilter zat racun dan membuangnya dari tubuh melalui urin. Seperti sebuah penyaringan air kotor; ginjal berfungsi untuk menyaring zat-zat yang tidak diperlukan oleh tubuh dan membuangnya melalui saluran pembuangan.

Ketika anda meminum air yang bersediment, maka ginjal berfungsi untuk membersihkan sediment tersebut. Ketika anda minum obat-obatan yang bercampur dengan bahan kimia, maka ginjal berfungsi untuk  menolak dan menjernihkan zat yang tidak diperlukan tubuh. Ketika anda makan makanan yang memiliki reaksi membahayakan tubuh, maka ginjal berfungsi untuk mengeliminasi racun tersebut dan lain sebagainya. Oleh karena itu, betapa pentingnya menjaga kesehatan ginjal agar daya tahan tubuh tetap terjaga.


Nah, entah karena ketidak-tahuan atau karena kelalaian seseorang sehingga ia secara sadar atau tidak ternyata telah memberikan kerja yang berat untuk ginjal dengan makanan yang tidak sehat, pola hidup ang tidak teratur dan jarang berolah raga. Sehingga perlahan ginjal pun tanpa disadari mengalami gangguan dan masalah. Gejala ginjal yang bermasalah berbeda untuk setiap orang. Sebenarnya cara paling efektif untuk mengetahui apakah ginjal anda memiliki masalah atau tidak adalah dengan cara memeriksa darah (ureum & kreatinin) dan urin ke laboratorium.

Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mencegah gangguan terhadap ginjal, seperti banyak minum air putih, berolah raga secara rutin, jangan duduk terlalu lama, dan mengurangi konsumsi obat-obatan yang memiliki bahan zat kimia. Jika gejala terdeteksi secara dini, sebaiknya anda segera melakukan pengobatan karena relatih masih mudah jika dibanding ketika masalah ginjal anda sudah kronis.

Tanda-tanda awal dan gejala ginjal bermasalah:

1. Perubahan air seni. Pada penderita ginjal yang bermasalah biasanya ditandai dengan air seni yang berbusa dan berbuih. Hal ini dikarenakan ada perubahan dalam kerja ginjal yang tidak normal. Kadang terasa sakit atau susah ketika buang air kecil. Bahkan pada tingkat tertentu air kencing akan bercampur dengan darah.

2. Terjadi pembengkakan pada anggota tubuh tertentu. Toksin yang gagal dikeluarkan oleh tubuh lantaran ginjal yang bermasalah akan menyebabkan pembengkakan pada bagian pergelangan kaki, tangan bahkan wajah.

3. Tubuh gampang capek. Hal ini disebabkan karena ginjal memproduksi hormon yang disebut erythropoietin yang berfungsi untuk memproduksi oksigen dan membawa aliran sel darah merah. Jika ginjal bermasalah makan produksi oksigen ini akan berkurang sehingga badan kurang pasokan oksigen dan aliran darah pun menjadi lambat sehingga tubuh menjadi gampang capek.

4. Bau mulut yang sedap. Hal ini disebabkan karena limbah yang menumpuk dalam darah sehingga au mulut menjadi tidak enak dan bau.

5. Kadang disertai mual dan muntah yang disebabkan oleh gejala yang disebut uremia.

6. Sering mengalami sakit pinggang.

7. Sering buang air kecil terutama pada malam hari.

Baca juga:
Kanker rahim dan gejalanya
Gejala sakit ginjal dan pencegahannya
Obat sakit gigi dengan bahan alami

Jika anda mengalami beberapa gejala di atas maka sebaiknya konsultasikan ke dokter. Biasanya dokter akan melakukan tes urin untuk mengatahui kondisi ginjal anda apakah bermasalah atau tidak. Setelah itu akan dilakukan pemeriksaan lanjutan dan pemberian obat jika memang ginjal anda bermasalah. Itulah informasi tentang ciri dan gejala ginjal yang bermasalah. 
20.57 | 0 komentar | Read More

Kanker Rahim dan Gejalanya

Kanker rahim dan gejalanya – Kanker rahim atau dalam istilah medisnya disebut kanker servik adalah kanker yang terjadi pada seriviks uterus, suatu daerah pada organ reproduksi wanita. Daerah ini merupakan pintu masuk ke bagian rahim yang terletak di antara rahim (uterus) dan vagina.

Penyakit kanker rahim disebabkan oleh virus yagng disebut Human Papilloma Virus (HPV). Virus ini menyebar melalui hubungan seksual. Perlu anda ketahui bahwa virus ini bisa menyerang semua perempuan tanpa memandang usia dan gaya hidup. Beberapa wanita yang memiliki daya tahan tubuh yang baik bisa melawan virus ini dengan sendirinya. Jika anda terserang virus ini dan tidak ditangani segera maka virus ini bisa berkembang biak dan mengakibatkan kanker rahim.


Menurut penelitian, kanker rahim adalah kanker pembunuh perempuan nomor #1 di Indonesia. Setiap perempuan memiliki resiko selama hidupnya terkena virus yang menyebabkan kanker rahim atau servik ini, terutama bagi perempuan yang merokok, melahirkan banyak anak, menggunakan alat kontrasepsi berupa pil dalam jangka panjang, dan mereka yang terkena HIV AIDS.

Awal gejala kanker rahim

Seperti pertumbuhan kanker pada umumnya, sel kanker rahim muncul ditandai adanya pertumbuhan sel yang tidak wajar terjadi di sekitar leher rahim. Sel-sel tersebut tidak langsung menjadi sel kanker namun melalui proses yang cukup panjang, bahkan tanpa disadari oleh perempuan itu sendiri. Proses tersebut memakan waktu sampai bertahun-tahun, hingga akhirnya sel itu menjadi kanker ganas yang bisa mengakibatkan kematian. Oleh karena itu, pencegahan dan pengobatan dini akan sangat membantu membunuh sel kanker dengan cepat.

Meskipun gejala awal munculnya sel kanker rahim tidak banyak disadari oleh perempuan, namun ada beberapa perubahan yang dialami sehingga itu bisa dijadikan sebagai tanda dan ciri dari gejala sel kanker rahim.

Tanda dan Gejala Kanker Rahim/Serviks

1. Mengalami masalah keputihan yang tidak normal dan disertai dengan perdarahan yang tidak wajar.
2. Pada tingkat tertentu terjadi pendarahan saat melakukan hubungan (bukan pada malam pertama lho ya). Ini adalah gejala yang sangat mudah dikenali dan harus segera konsultasi ke dokter.
3. Sering timbul rasa sakit pada bagian pinggul dan tulang belakang.
4. Sering mengalami rasa sakit saat buang air kecil.
5. Hilangnya nafsu makan sehingga mempengaruhi berat badan.
6. Nyeri pada kaki yang berujung pada pembengkakan pada area kaki.

Baca juga:
Cara memutihkan kulit tubuh secara alami dan cepat
Gejala kanker otak dan pencegahannya
Permainan merias wajah untuk anak anda

Jika anda mengalami beberapa gejala di atas, sebaiknya konsultasikan ke dokter. Penanganan yang cepat dan antisipasi dini akan mencegah terjadinya kanker rahim. Oleh karena itu, jangan abaikan setiap perubahan yang terjadi pada bagian intim anda. Jika terjadi sesuatu yang beda dari biasanya sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Itulah informasi tentang kanker rahim dan gejalanya
20.49 | 0 komentar | Read More

Ciri-ciri Penyakit Jantung

Ciri-Ciri penyakit jantung – Penyakit jantung merupakan penyakit pembunuh nomor satu di dunia selain kanker. Siapa saja beresiko terkena panyakit jantung. Jika tidak ditangani secara dini dan serius maka bisa berakibat fatal. Jantung merupakan salah satu organ terpenting dalam tubuh manusia, sehingga sangat penting untuk menjaga organ yang satu ini.

Banyak yang beranggapan bahwa serangan jantung datang secara tiba-tiba tanpa ada tanda-tanda yang menyertai sebelumnya. Pada sebagian kasus memang ada terjadi seperti itu, seperti dikarenakan berolah raga terlalu berat, terkejut secara tiba-tiba dan lain sebagainya. Namun pada banyak kasus, seseorang yang mengidap penyakit jantung bisa dikenali dengan ciri-cirinya. Untuk mengetahui apa saja ciri-ciri yang menunjukkan gejala seseorang mengidap penyakit jantung, berikut ulasanya.


Ciri-Ciri Penyakit Jantung

1. Sering merasa pusing dan kadang pingsan. Seorang yang mengidap penyakit jantung biasanya sering mengalami pusing bahkan sampai pingsan. Hal ini disebabkan karena jantung yang berfungsi sebagai alat pemompa darah ke seluruh tubuh mulai melemah sehingga mengakibatkan darah yang dipompa jantung menjadi tidak maksimal. Jika aliran darah tidak maksimal maka seluruh tubuh pun akan melemah.

2. Sering sesak nafas.  Sering sesak nafas tidak hanya mengindikasikan seseorang memiliki penyakit asma, tapi juga ada kemungkinan ia memiliki gejala penyakit jantung. Bahkan ini adalah gejala penyakit jantung yang paling umum. Sesak nafas pada penderita penyakit jantung disebabkan karena adanya cairan yang masuk ke dalam paru-paru akibat jantung yang berkerja tidak optimal sehingga seorang yang memiliki gejala penyakit jantung akan merasakan sering sesak nafas.

3. Jantung sering berdebar (Palpilasi). Seseorang yang sering mengalami percepatan detak jantung tanpa sebab harus diwaspadai. Jantung sering berdebar tanpa sebab adalah salah satu gejala penyakit jantung yang umum terjadi. Hal ini disebabkan karena jantung sedang mengalami masalah sehingga tidak bekerja dengan normal.

4. Sering terasa nyeri pada bagian dada. Kinerja jantung yang tidak normal juga ditandai dengan seseorang sering merasakan nyeri pada jantung tanpa sebab. Jika anda mengalami hal ini sebaiknya segera anda periksakan ke dokter.

5. Gampang capek. Gampang capek sebenarnya tidak selalu mengindikasikan seseorang mengidap penyakit jantung. Ini bisa juga terjadi pada seorang yang sehat dan normal. Namun jika ini berlarut-larut maka sebaiknya anda konsultasikan ke dokter. Gampang capek atau mudah lelah disebabkan karena kinerja jantung yang tidak maksimal memompa darah ke seluruh tubuh sehingga badan tidak mendapatkan asupan darah sebagaimana mestinya.

6. Sering mengalami masalah pada pencernaan.  Berdasarkan sebuah studi disebutkan bahwa wanita dua kali lebih banyak mengalami mual, muntah dan gangguan pada pencernaan dibanding pria. Ini disebabkan karena adanya penyumbatan oleh lemak pada arteri. Akibatnya aliran darah menjadi kurang maksimal sehingga menyebabkan gangguan pada pencernaan.

7. Sering berkeringat dingin pada malam hari. Sering berkeringat dingin pada malam hari sebernanya tidak selalu mengindikasikan penyakit jantung. Namun jika intensitasnya terlalu sering maka perlu anda waspadai. Hal ini disebabkan karena pelepasan biokimia ke dalam aliran darah, sehingga mengakibatkan seseorang mengeluarkan keringat dingin pada malam hari.

Baca juga:
Penyebab pembengkakan jantung
Cara menghilangkan bekas jerawat dengan bahan alami
Peduli cara hidup sehat

Itulah beberapa ciri-ciri seseorang yang mengidap gejala penyakit jantung. Jika anda mengalami hal-hal di atas maka sebaiknya anda konsultasikan ke dokter sebelum terlambat. Penanganan penyakit jantung secara dini bisa mencegah anda dari serangan jantung yang bisa menyebabkan kematian.
20.04 | 0 komentar | Read More

Penyebab Pembengkakan Jantung

Penyebab pembengkakan jantung – Jantung adalah organ yang paling penting dan dalam tubuh manusia. Jantung bekerja sangat berat. Setiap detik jantung memompa darah ke seluruh tubuh sehingga seseorang bisa beraktifitas dengan baik. Di samping itu, jantung adalah salah satu organ tubuh yang rentan terhadap gangguan. Terjadi masalah dengan jantung akan berdampak buruk pada tubuh secara keseluruhan. Oleh sebab itu penting untuk menjaga organ yang satu ini.

Di antara kelainan yang terjadi pada jantung adalah pembengkakan jantung. Hal ini disebabkan oleh penyumbatan yang terjadi pada pembuluh darah di jantung sehingga terjadi pembekuan darah yang mengakibatkan pempengkakan pada jantung. Akibatnya seseorang sering mengalami sesak nafas. Oleh karena itu, jika anda sering mengalami sesak nafas maka bisa jadi itu adalah salah satu gejala yang menunjukkan ada masalah yang terjadi dengan jantung anda.


Ada banyak hal yang menjadi penyebab terjadi pembengkakan pada jatung. Untuk mengetahui lebih detail, berikut penjelasannya.

Penyebab Pembengkakan Jantung

1. Faktor kelainan jantung sejak lahir. Kelainan bawaan adalah faktor umum penyebab pembengkakan jantung. Tidak semua anak lahir dengan jantung yang normal, di beberapa kasus ada juga anak yang terlahir dengan kelainan pada jantungnya. Tentu saja ini bisa jadi disebabkan oleh kelalaian orangtua saat mengandung si cabang bayi. Oleh karena itu, sudah seharusnya seorang ibu menjaga kandungannya selama masal kehamilan, baik dengan makan makanan bergizi, menjaga pola hidup sehat dan istirahat yang cukup serta menghindari kerja yang terlalu berat.

2. Makan makanan yang memiliki kolesterol tinggi. Pola makan yang tidak sehat adalah faktor utama seseorang terkena penyakit jantung. Hal ini bisa dicegah dengan mengurangi makan makan berlemak, dan makan makanan bergizi dan seimbang.

3. Jarang berolahraga. Seseorang yang jarang melakukan kegiatan fisik sangat rentan terjadi penimbunan lemak sehingga jantung harus bekerja ekstra untuk memompa darah ke seluruh tubuh, sehingga bisa memicu terjadi pembengkakan jantung.

4. Merokok, minum minuman beralkohol dan mengkonsumsi narkoba dan sejenisnya. Hal ini sudah tidak diragukan lagi dan bahkan sudah diketahui oleh orang awan sekalipun. Namun masih saja banyak ditemukan orang yang memiliki kebiasan buruk ini tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap kesehatan mereka.

5. Otot jantung yang lemah. Hal ini bisa jadi disebabkan oleh penyakit jantung yang tidak segera ditangani sehingga jantung harus bekerja lebih keras dalam kondisinya yang tidak normal sehingga rentan terjadi pembengkakan jantung.

6. Pengidap hipertensi. Orang yang mengalami darah tinggi rentan terjadi pembengkakan jantung secara kusus dan penyakit jantung secara umum.
Jika anda mengalami hal-hal di atas sebaiknya periksakan ke doter. Cepat diketahui, cepat juga penangannnya dan bisa dicegah sedini mungkin. Demikian informasi tentang penyebab pembengkakan jantung. Semoga bermanfaat..
19.21 | 0 komentar | Read More

Waspadai Gejala Gangguan Ginjal

Gejala gangguan ginjal – Penyakit ginjal adalah penyakit yang harus diwaspadai oleh semua orang. Sebab, penyakit ginjal sulit untuk dideteksi dan baru akan diketahui beberapa tahun kemudian padahal penyakit ini bisa mengancam nyawa seseorang. Penyakit ginjal sering disebut sebagai “silent disease” karena sulit untuk dideteksi sejak awal bahkan tanpa menunjukkan tanda-tanda. Biasanya penyakit ini baru akan terdeksi ketika sudah kronis, dan itu sudah sangat terlambat untuk melakukan penanganan.

Oleh sebab itu, penting bagi siapapun untuk mengetahui tanda-tandanya agar bisa ditangani dengan cepat untuk menghindari resiko yang lebih besar. Biasanya gejala-gejala penyakit ginjal tidak terlalu spesifikasi dan pada umumnya berkaitan dengan pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat. Karena gejala awal biasanya sulit terdeteksi, maka biasanya tenda-tanda yang terjadi itu menunjukkan bahwa penyakit ginjal sudah parah.

Bahkan sangat dianjurkan bagi seseorang yang memiliki usia di atas 40 tahun untuk melakukan skirining meski tidak merasakan gejala apapun, terlebih bagi penderita diabetes, tekanan darah tinggi dan riwayat keluarga yang memiliki penyakit ginjal. Hal ini untuk bertujuan mencegah penyakit ginjal kronis yang sulit untuk diobati. Untuk mengetahui apa saja gejala penderita penyakit ginjal, berikut ulasannya.


Gejala Gangguan Ginjal

1. Nafsu makan berkurang dan menyebabkan terjadinya penurunan berat badan. Ini adalah gejala yang sangat umum terjadi pada penderita awal penyakit ginjal. Pada umumnya disebabkan kesibukan kerja sehingga mengalami penurunan nafsu makan. Hilangnya nafsu makan akan diikuti penurunan berat badan. Rata-rata orang dewasa semakin tambah umur akan semakin menambah berat badan. Namun pada penderita gangguan ginjal sebaliknya, mereka justru mengalami penurunan berat badan. Sayangnya tidak banyak yang menyadari bahwa hal ini adalah gejala awal dari munculnya penyakit ginjal.

2.  Mengalami pembengkakan pada bagian tubuh tertentu seperti kaki, tangan dan pergelangan kaki. Hal ini disebabkan karena ginjal yang berfungsi sebagai penyaring zat-zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh dan membuangnya melalui urin, namun karena terjadi masalah dengan ginjal akhirnya zat itu tidak keluar dari tubuh keseluruhannya sehingga mereka membangun ruang dan terjadilah pembengkakan tersebut.

3. Sering mengalami sesak nafas dan cepat lelah. Selain berfungsi sebagai penyaring racun dari tubuh, ginjal juga menghasilkan hormon yang disebut eritropoietin. Hormon ini berfungsi untuk membawa oksigen melalui sel darah ke seluruh tubuh. Bila terjadi gangguan pada ginjal maka ginjal tidak bisa menghasilkan hormon eritropoietin secara normal akibatnya aliran darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh pun menjadi terganggu sehingga menyebabkan tubuh dan otak menjadi gampang capek. Kondisi ini biasa disebut Anemia (penyakit kurang darah). Biasanya orang yang mengalami gejala ini sangat mudah mengalami kelelahan bahkan tanpa mereka melakukan kegiatan apa pun.

Baca juga:

Itulah beberapa gejala gangguan ginjal yang patut anda waspadai. Jika anda mengalai hal-hal tersebut maka sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Jika diketahui secara dini maka bisa ditangani dengan cepat sebelum terlambat.
18.08 | 0 komentar | Read More

Penyebab Gagal Jantung Kanan

Gagal jantung kanan - Gagal jantung kanan adalah suatu kondisi di mana sisi kanan jantung kehilangan kemampuannya untuk memompa darah secara efisien. Gagal jantung kanan terjadi pada sekitar 1 dari 20 orang. Gagal jantung dapat terjadi pada sisi kanan jantung (ventrikel kanan), sisi kiri (ventrikel kiri), atau keduanya.

Pada kasus gagal jantung kanan, ventrikel jantung bagian kanan kehilangan fungsi memompa, dan darah pergi ke daerah lain dari tubuh sehingga mengakibatkan kemandekan aliran darah. Hal ini kemudian akan mempengaruhi hati, saluran pencernaan, dan anggota badan secara keseluruhan. Selain itu, ventrikel kanan mungkin tidak dapat memompa darah secara efisien ke paru-paru dan ventrikel kiri.


Penyebab, kejadian, dan faktor risiko

Penyakit arteri koroner adalah penyebab paling umum dari gagal jantung, tetapi bisa juga terjadi karena komplikasi dengan penyakit lain. Penyebab gagal jantung sisi kanan juga meliputi gagal jantung sisi kiri dan penyakit paru-paru seperti bronkitis kronis dan empisema. Penyebab lainnya adalah penyakit jantung bawaan dari lahir, gumpalan di arteri paru, hipertensi pulmonal, dan penyakit katup jantung.

Gejala gagal jantung kanan

Gejala gagal jantung kanan terjadi salah satu dari kriteria di bawah ini :
1. Radiologik, terdapat pembesaran ventrikel kanan secara mendadak.
2. S3 atau gallop sumasi di daerah ventrikel kanan yang intensitasnya meningkat.
3. Terjadi kongesti sistemik yang disertai pembesaran ventrikel kanan.

Baca juga:


Kebanyakan orang rata-rata mengalami gagal jantung pada bagian ventrikel kiri. Tetapi berkurangnya fungsi ventrikel kanan juga dapat mengakibatkan gagal jantung. Seperti karena darah yang menjadi cadangan di belakang ventrikel kiri gagal kembali dan masuk ke paru-paru. Hal ini akan menyulitkan bagi ventrikel kanan untuk memompa kembali darah melalui paru-paru. Seperti ventrikel kiri, ventrikel kanan akhirnya akan melemah dan mulai terjadi gagal jantung kanan.
14.48 | 0 komentar | Read More

Penyebab Radang Paru-Paru, Gejala Dan Pencegahannya

Penyebab radang paru-paru – Paru-paru adalah organ yang paling penting di dalam sistem pernapasan (respirasi). Terjadi masalah dengan paru-paru maka akan mengganggu sistem pernafasan secara keseluruhan. Salah satu penyakit yang bisa menyerang paru-paru adalah radang paru-paru. Radang paru-paru atau disebut juga Pneumonia merupakan sebuah penyakit dimana pulmonary alveolus yang bertugas untuk menyerap oksigen dari atmosfer mengalami peradangan dan kemudian terisi oleh cairan.

Peradangan diakibatkan oleh gelembung udara mikroskopik pada paru-paru yang disebut alveolus dan saluran udara terkecil yang disebut bronkiolus atau pneumonia. Radang paru-paru bisa menyerang daerah manapun pada paru-paru. Selain itu, ada juga yang disebut bronkopneumonia yang biasa menyerang jaringan di slah satu paru-paru atau juga bisa keduanya.


Penyebab Radang Paru-Paru

Radang paru-paru bisa disebabkan oleh banyak hal seperti bakteri, virus, jamur, atau parasit. Pada umunya radang paru-paru disebabkan oleh infeksi bakteri yang bernama Streptococcus dan mycoplasma pneumoniae. Radang paru-paru jug abisa disebabkan oleh zat-zat kimia yang masuk ke dalam paru-paru, cidera yang pernah dialami peru-paru akibat kecelakaan, kanker paru-patu dan juga kebiasan buruk merokok dan minum minum beralkohol.

infeksi virus di saluran pernapasan atas juga dapat dipicu oleh Pneumonia sehingga menjadi permasalahan sekunder gangguan pada paru-paru seperti flu. Penyebab lain dari radang paru-paru bisa juga disebabkan berbagai jenis bakteri atau virus seperti influenza dan juga cacar air serta pada kasus yang jarang terjadi disebabkan oleh mikroorganisme seperti protozoa dan jamur.

Gejala Radang Paru-Paru

Dalam beberapa kasus, gejala radang paru-paru tidak jauh beda dengan infeksi saluran pernafasan lain. Gejala utama yang dialami seseorang yang terkena radang paru-paru adalah batuk dengan dahak yang bercampur darah, nyeri pada bagian dada, sesak nafas, demam tinggi dan diikuti dengan kesadaran yang menurun. The U.S. National Heart, Lung and Blood Institute menyebut bahwa ada 6 tanda awal dari pneumonia atau radang paru-paru:

1. Mengalami demam tinggi.
2. Merasakan dingin yang menggigil hingga Anda bergerak tanpa perintah dari otak.
3. Batuk berdahak yang semakin parah.
4. Mengalami sesak nafas terutama saat melakukan aktifitas sehari-hari.
5. Sakit pada bagian dada saat bernafas terutama saat batuk.
6. Merasakan kondisi badan sangat buruk dan gelisah saat terserang flu atau masuk angin.

Pengobatan Radang Paru-Paru

Jika penyebabnya adalah bakteri maka pengobatan bisa dilakukan dengan memberikan antibiotik. Atau dengan obat alternatif dari bahan alami yaitu belimbing manis. Caranya, siapkan 5 buah belimbing manis dan cuci sampai bersih. Kemudian parut untuk diambil airnya, atau bisa juga dengan diblender. Lalu campurkan dengan 2 sendok makan madu murni. Minum ramuan tersebut 2 kali sehari dengan takaran 2 sendok makan setiap kali meminumnya.

Baca juga:
Manfaat peeling wajah untuk kecantikan
Gejala sakit jantung dan pencegahannya
Gejala sakit ginjal dan pencegahannya

Dan jika sakit terus berlanjut, sebaiknya anda konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penangan secara dini. Itulah informasi tentang penyebab radang paru-paru, gejala dan pencegahannya. Semoga bermanfaat..
14.02 | 0 komentar | Read More

Tanda-Tanda Sakit Ginjal dan Cara Mencegahnya

Tanda-tanda sakit ginjal – Penyakit ginjal adalah salah satu penyakit yang sangat sulit untuk terdeteksi sejak awal. Biasanya penyakit ginjal baru dapat terdeteksi ketika telah dalam kondisi kritis, dan ketika itu penanganan apapun bisa dikatakan sudah terlambat. Untuk anda ketahui, kasus penyakit ginjal saat ini telah meningkat lebih dari 50% di seluruh dunia. Dan di Indonesia sendiri penyakit ginjal telah mengalami peningkatan 20% untuk tahun ini.

Menurut sebuah data disebutkan bahwa di Amerika, sebuah negara yang paling maju dunia dan tingkat gizinya tertinggi, setiap tahunnya terdapat sekitar 20 juta orang dewasa yang menderita penyakit ginjal kronis. Maka bagaimana dengan Indonesia sendiri.


Meskipun penyakit ginjal sulit terdeteksi sejak dini, namun selalu ada tanda-tanda yang memberikan sinyal bahwa itu merupakan gejala dari penyakit ginjal yang mulai berkembang. Apa saja tanda-tanda sakit ginjal dan bagaimana cara mencegahnya? Berikut ulasannya.

Tanda-Tanda Sakit Ginjal

Berikut beberapa gejala yang menunjukkan gajala penyakit ginjal:
1. Adanya perubahan volume atau jumlah air seni.
2. Sering mengalami buang air kecil pada malam hari bukan disebabkan karena cuaca dingin.
3. Kadang mengalami susah buang air kecil.
4. Urin berbusa atau beruih dan terlihat keruh.
5. Pada tingkat tertentu urin diserta dengan darah.
6. Sering merasa lemas, kehilangan nafsu makan, susah tidur, sering sakit kepala, sulit berkonsentrasi, sering mual dan pusing.
7. Terjadi pembengkakan pada anggota tubuh tertentu seperti kaki, tangan dan pergelangan kaki.
8. Sering merasa kehausan.

Cara Mencegah Gejala Penyakit Ginjal

1. Jaga kadar gula darah agar anda tidak mengalami diabetes dan darah tinggi (hipertensi) dengan menerapkan pola makan yang sehat, kurangi makan makanan manis dan memiliki kolesterol tinggi. Berolah raga secara teratur. Hindari kebiasaan buruk merokok, minum minuman beralkohol dan mengkonsumsi obat-obat berbahan kimia.

2. Dianjurkan melakukan general check up sekali setahun. Pada saat general ceck up biasanya akan dilakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, fungsi ginjal, kadar kolesterol, kadar darah, protein dalam urin, dan kreatin dalam darah. Hal ini bertujuan untuk mengetahui gejala penyakit ginjal sejak dini. Cepat diketahui bisa cepat ditangani.

3. Minum air putih 2-3 liter sehari. Kurang minum air putih akan membuat ginjal berkerja ekstra keras untuk membuang racun dari tubuh sehingga berdampak pada gangguan pada ginjal. Di samping itu, jangan minum air terlalu banyak karena juga akan memberatkan kerja ginjal. Ukuran normalnya adalah 2-3 liter perhari. Dan cara paling mudah untuk mengetahui apakah anda kekurangan cairan atau tidak bisa dilihat dari urin: jik aurin anda berwarna kuning maka itu tandanya anda kekurangan cairan. Normalnya urin adalah bewarna putih bening.

Baca juga:

Itulah informasi tentang tanda-tanda sakit ginjal dan cara mencegahnya. Intinya adalah menjaga pola hidup yang sehat, makan makanan seimbang, istirahat yang cukup dan rutin berolah raga adalah solusi untuk hidup sehat.
17.52 | 0 komentar | Read More

Gejala Sakit Liver Dan Cara Mencegahnya

Gejala sakit liver – Liver atau hati adalah organ terpenting dan paling komplek di dalam tubuh manusia. Hati memiliki fungsi untuk melakukan detoksifikasi dalam darah dengan cara menyaring racun, pestisida, polusi udara, asap, bahan kimia, dan juga alkohol. Hati membantu membuang racun yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau pernafasan, dan membuangnya dari tubuh melalui urin.

Hati atau liver memiliki kerja yang cukup berat dan sangat penting sehingga perlu untuk menjaga kesehatan hati. Jika terjadi masalah pada hati maka hati tidak akan bekerja dengan baik sehingga penyaringan racun yang ada dalam tubuh jadi tidak maksimal sehingga badan menjadi gampang sakit.


Gejala Sakit Liver

Ada beberapa gejala yang mengindikasikan bahwa seseorang sedang mengalami masalah. Dan ini patut diwaspadai karena itu artinya liver atau hati tidak bekerja dengan baik dan akan berdampak pada tubuh secara keseluruhan. Berikut gejala seseorang menderita penyakit liver:
1. Terjadi intoleransi terhadap makanan yang mengandung minyak dan juga makanan yang pedas.
2. Meningkatnya berat badan dalam kondisi yang tidak wajar.
3. Sering terjadi gangguan pencernaan.
4. Mengalami sembelit yang kronis.
5. Sering mengalami sakit kepala.
6. Sering mengalami keluhan pada usus.
7. Alergi dan mengalami sinus.
8. Terjadi perubahan kondisi kulit seperti ruam, eksim, atau psoriasis.

Selain gejala di atas, kerusakan pada fungsi hati juga dapat mempengaruhi tubuh seperti terjadi pembengkakan kaki atau endema, gatal, memar, batu empedu, penyakit kuning, serta terjadi penimbunan racun dalam darah dan otak. Pada tingkat lanjut dan jika sudah kritis maka bisa menyebabkan koma dan kematian.

Cara Mencegah Sakit Liver

Untuk mencegah terjadinya penyakit liver, ada beberapa hal yang bisa anda lakukan, di antaranya:
1. Mengurangi asupan racun dan bahan kimia dari dalam tubuh, terutama rokok dan alkohol.
2. Menghindari makanan yang digoreng dengan kadar lemak tinggi.
3. Istirahat yang cukup dan olah raga secara teratur.
4. Mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi yang membantu kehehatan liver seperti; teh hijau, vitamin C, licorice herbal, kurkumin dan lain sebagainya.

Baca juga:

Itulah informasi tentang gejala sakit liver dan cara mencegahnya. Menerapkan pola hidup sehat, makan makanan yang seimbang, rutin berolah raga dan istirahat yang cukup adalah cara yang paling efektif untuk mejaga kesehatan tubuh.
17.39 | 0 komentar | Read More

Batu Ginjal Adalah; Penyebab, Gejala, Dan Pencegahannya

Penyakit Batu ginjal – Penyakit batu ginjal adalah penyakit yang disebabkan oleh endapan yang berbentuk kristal yang bisa menghambat saluran ginjal, menghambat saluran kemih dan juga kantung kemih. Jenis zat yang mengendap dalam ginjal dan saluran kantung kemih sangat beragam, seperti terbentuk dari endapan kalsium, fosfat dan bisa juga karena asam garam. Atau bisa juga karena kombinasi dari beberapa jenis komponen tersebut.

Pada kasus yang sering terjadi, batu ginjal terbentuk ketika urin berkonsentrasi (menumpuk), mineral mengkristal atau menggumpal. Batu ginjal pada umumnya mulai terasa pada sisi tubuh atau punggung, lalu bagian bawah pinggul, kemudian bergerak ke bagian perut bawah dan pangkal paha. Batu ginjal biasanya tidak mengakibatkan kerusakan permanen. Namun demikian, sudah sepatutnya segera melakukan penangan sebelum batu ginjal bertambah besar sehingga lebih dulit untuk ditangani.


Penyebab Penyakit Batu Ginjal

1. Kurang minum air putih sehingga kinerja ginjal jadi kurang optimal. Hal ini akan mengakibatkan terjadinya pengkristalan kadar garam dalam urin karena kurang cairan sehingga gumpalan itu kemudian mengeras dan mengkristal sehingga terberntuk batu ginjal.
2. Kebiasaan menahan kemih sehingga urin menjadi pekat dan memicu terjadinya penggumpalan.
3. Terlalu sering mengkonsumsi bahan kimia seperti obat-obatan.
4. kelebihan vitamin D, terlalu banyak mengkonsumsi kalsium dan kelebihan asam garam.

Gejala Penyakit Batu Ginjal

Pada tahap awal biasanya batu ginjal sulit untuk terdeteksi karena gejalanya tidak terlalu spesifikasi, namun diperlukan pemeriksaan oleh dokter. Namun demikian, penderita batu ginjal biasanya akan merasakan beberapa gejala yang harus mereka waspadai, berikut gejala-gejalanya:
1. Sering merasa nyeri pada bagian punggung, sisi tubuh, dan bagian bawah pinggul.
2. Jika dibiarkan biasanya rasa nyeri akan berlanjut ke bagian bawah tubuh dan pangkal paha.
3. Merasa nyeri di saat buang air kecil.
4. Urin yang berwarna keruh.
5. Sering merasa mual dan muntah, juga sering mengalami buang air kecil bukan karena kondisi cuaca dingin.
6. Jika sudah terjadi infeksi biasanya penderita batu ginjal akan merasakan demam dan menggigil.

Cara Mencegah Batu Ginjal

Mencegah lebih baik dan lebih murah biayanya daripada mengobati. Untuk mencegah terjadinya batu ginjal, anda bisa melakukan beberapa hal berikut:
1. Minum air putih 2-3 liter setiap hari.
2. Sering minum jus buah untuk membantu mengurangi keasaman urin.
3. Berolah raga secara teratur dan hindari kebiasaan menahan kencing.
4. Kurangi mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi seperti keju, sarden, teri, udang, ikan asin dan kepiting, serta mengurangi makanan yang mengandung purin tinggi seperti bayam, melinjo, jeroan dan daun singkong.

Baca juga:
Perawatan gigi berlubang
- 9 Olahraga mengecilkan perut
Obat gusi bengkak dengan bahan alami

Itulah informasi tentang penyakit batu ginjal, ciri-ciri, penyebab, dan cara pencegahannya. Jika anda mengalami beberapa gejala di atas, sebaiknya anda periksakan ke dokter untuk mendapatkan keterangan yang lebih tepat dan juga penanganan yang lebih tepat. Namun pencegahan tentu adalah jalan terbaik sebelum penyakit datang. 
15.18 | 0 komentar | Read More

Berbagai Gangguan dan Kelainan Pada Hidung

Kelainan pada hidung – Hidung tidak hanya berfungsi sebagai organ pernafasan, namun juga merupakan salah satu organ yang berperan penting untuk menjaga keseimbangan tubuh. Ketika anda bernafas, hidung akan menyaring kuman, bakteri, polusi dan dan gangguan sekecil apapun ketika anda menghirup udara sehingga yang masuk ke dalam paru-paru adalah udara yang bersih. Dari segi estetika, hidung berfungsi untuk mempercantik penampilan seseorang.

Apabila terjadi gangguan atau penyakit pada hidung, maka anda akan mengalami ganagguan pada fungsi pernafasan secara umum. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan alat pernafasan ini agar sistem pernafasan anda tetap berjalan normal. Untuk mengetahui apa saja gangguan yang biasa terjadi pada hidung, berikut penjelasannya.


Berbagai Gangguan dan  Kelainan Pada Hidung

1. Hidung tersumbat. Ini biasanya disebabkan karena bakteri atau virus yang yang berkembang biak pada hidung sehingga membuat hidung mampet dan menganggu alat pernafasan. Hidung tersumbat biasanya disebabkan karena anda sedang mengalami demam dan flu yang disebabkan perubahan kondisi tubuh akibat pengaruh cuaca dari luar. Untuk itu penting untuk menjaga tubuh untuk tetap vit agar tidak mudah diserang virus atau bakteri.

2. Komedo. Komedo adalah masalah yang biasa terjadi pada kulit luar hidung dan ini sama sekali tidak mengganaggu sistem pernafasan. Komedo hanya membuat penampilan anda jadi kurang menarik. Komedo disebabkan adanya minyak yang menumpuk dalam pori-pori, dan karena tidak dibersihkan lama-kelamaan minyak itu mengering dan berubah warna menjadi hitam. Untuk mencegah komedo sebaiknya anda merawat kebersihan kulit wajah secara rutin.

3. Deviated Septum. Septum adalah otot yang memisahkan dua lubang hidung sebagai sekat. Pada ukuran normal, sekat ini akan membagi dua lubang hidung sama besar dan seimbang. Namun pada kasus yang tidak normal, sekat ini membagi kedua lubang hidung tidak rata sehingga membuat salah satu lubang hidung lebih besar dari yang lain. Ini biasanya disebabkan karena bawaan sejak lahir. Tindakan yang bisa dilakukan adalah operasi untuk membuat hidung normal kembali.

4. Polip. Polip adalah gangguan pada hidung yang umum terjadi pada siapa saja. Polip merupakan jaringan yang tumbuh di dalam hidung seperti benjolan kecil. Jaringan ini biasanya tumbuh pada bagian atas hidung dan jika dibiarkan maka jaringan ini akan semakin membesar dan akan mengganggu sistem pernafasan. Polip ditandai dengan susah bernafas sehingga seseorang sering bernafas dengan mulut, sering ingusan, dan berkurangnya kemampuan mencium bau. Tindakan yang diperlukan untuk menghilangkan polip adalah operasi pengangkatan jaringan sehingga hidung bisa normal kembali.

5. Sinusitis. Sinusitis merupakan peradangan yang terjadi pada rongga-rongga tulang yang terdapat di rongga hidung. Sinus terjadi disebabkan adanya gangguan aliran udara ke dalam rongga hidung atau keluarnya lendir dari dalam rongga hidung. Sinus biasanya disebabkan oleh ingus yang keluar dari hidung lalu masuk ke dalam rongga tulang hidung dan akhirnya mengeras, atau bisa juga disebabkan karena sering mengkonsumsi obat antihistamin.

Penumpukan ingus menyebabkan bakteri dengan cepat berkemabng biak sehingga mengakibatkan peradangan. Sinusitis ditandai dengan batuk yang berkelanjutan, selalu mengeluarkan ingus bening, sering sakit pada bagian kepala dan wajah, tenggorokan terasa sakit, dan sering mengalami hidung tersumbat kadang diiringi demam. Cara penanggulannya adalah segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

6. Alergi hidung (Rhintis Allergica). Penyakit ini biasanya diasebabkan alergi karena adanya benda asing yang masuk ke tenggorokan melalui hidung berupa debu, bulu ayam, jamur dan lain sebagainya sehingga terjadi gangguan pada hidung. Untuk mencegahnya hindari indra penciuman dari benda-benda halus yang bisa masuk ke hidung. Gunakan masker jika anda sedang bersih-bersih. Untuk mengatasinya sebaiknya periksakan ke dokter untuk mendapatkan resep obat yang tepat.

Baca juga:
Penyebab karang gigi dan cara mencegahnya
Peduli cara hidup sehat
Obat sakit gigi dengan bahan alami

Itulah berbagai gangguan dan  kelainan pada hidung. Jika anda mengalami salah satu dari gangguan tersebut sebaiknya segera ditangani untuk menghindari dampak yang lebih buruk. Cepat ditangani cepat juga bisa diatasi.
12.47 | 0 komentar | Read More

Penyebab Karang Gigi dan Cara Mencegahnya

Penyebab karang gigi – Karang gigi adalah akumulasi plak, bakteri, dan pelikel (lapisan tipis protein saliva) yang menempel di permukaan gigi dan lama kelamaan menjadi keras akibat plak dan pelikel mengalmai proses mineralisasi sehingga sulit untuk dibersihkan walaupun dengan sering menggosok gigi.

Karang gigi disebabkan oleh pembentukan garam  akibat bercampurnya air liur dengan sisa makanan yang bersifat asam. Biasanya karang gigi diawali dengan proses penimbunan plak berupa sisa-sisa makanan yang menempel pada permukaan gigi dan lama kelamaan menjadi keras dan membentuk karang gigi sehingga sulit untuk dibersihkan. Pada tahap awal plak akan berwarna kuning gelap dan lama kelamaan berubah menjadi hitam.


Penyebab munculnya karang gigi tidak lain dan tidak bukan karena tidak rutin menggosok gigi, atau karena kebiasaan menggosok gigi yang tidak benar sehingga masih menyisakan plak yang kemudian dipenuhi bakteri dan kuman. Plak bisa menimbulkan bau mulut, dan pada kondisi terburuk bisa mengakibatkan turunnya gusi (resesi gingiva) sehingga gigi menjagi goyang dan bahkan gigi bisa lepas dengan sendirinya. Namun tentu ada gejala yang menyertainya seperti terasa sakit atau radang pada gusi yang berkelanjutan sehingga jika tidak segera dikonsultasikan ke dokter gigi, maka akan menjadi semakin parah.

Cara Mencegah dan Mengatasi Karang Gigi

Agar anda terhindar dari karang gigi solusinya adalah rutin menggosok gigi minimal 2 kali sehari setelah makan dan sebelum tidur, gosok gigi dengan cara yang tepat dan benar, dan hindari makan makanan yang mengandung asam dan manis sebelum tidur seperti jeruk, kopi dan lain sebagainya.

Jika karang gigi sudah terlanjur menempel di gigi anda maka tidak ada cara lain untuk menghilangkannya selain pergi ke dokter gigi karena membersihkan karang gigi tidak bisa dilakukan sendiri, membutuhkan alat tertentu. Adapun biaya pembersihan karang gigi berbeda untuk setiap dokter gigi, namun perbedaannya tidak akan terlalu jauh. Rata-rata biaya membersihkan karang gigi adalah Rp 100.000- Rp150.000/gigi.

Baca juga;
Gangguan pada paru-paru dan cara mencegahnya
Obat sakit gigi dengan bahan alami
Cara menghilangkan bekas jerawat dengan bahan alami


Mahal? Tergantung badget anda. Namun tentu saja untuk perawatan gigi biaya segitu termasuk wajar karena gigi adalah aset yang sangat berharga bagi setiap orang. Tidak hanya sebagai alat untuk mengunyah makanan, gigi juga berfungsi untuk membuat wajah anda terlihat menarik. 

Nah, bagaimana jika gigi anda kuning lantaran jarang menggosok gigi, atau ada plak sela-sela gigi? Tentu hal ini akan mengurangi kecantikan anda, dan akan menimbulkan kesan jorok. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan dan kebersihan gigi. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Cegah karang gigi sebelum muncul dengan rajin menggosok gigi setiap hari.
12.37 | 0 komentar | Read More

Beberapa Gangguan Pada Paru-Paru Dan Pencegahannya

Gangguan pada paru-paru – Paru-paru yang sehat akan memberikan dampak tubuh yang sehat juga. Sebagai organ pernafasan, paru-paru berfungsi untuk mengambil oksigen dari luar dan mengeluarkan karbondioksida dari dalam tubuh.  Dari paru-paru, oksigen akan disalurkan ke seluruh tubuh sehingga badan bisa beraktifitas lancar tanpa kendala. Mengalami masalah pada organ yang satu ini maka akan memberikan dampak pada tubuh secara keseluruhan. Itulah arti pentingnya paru-paru dalam tubuh manusia.

Paru-paru terletak di bawah tulang rusuk dan memiliki tugas yang sangat berat. Untuk itu penting menjaga kesehatan organ paru-paru agar tetap bekerja normal, dan menghindari dari faktor-faktor yang bisa menimbulkan gangguan pada paru-paru. Apa saja gangguan yang terjadi pada paru-paru, berikut penjelasannya.


Beberapa Gangguan Pada Paru-Paru Dan Pencegahannya

1. Tuberkulosis atau TBC. TBC merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri mycrobacterium tuberkulosis. Penyakit ini biasanya menular melalui perantara air ludah, baik ketika penderita mengalami batuk atau saat meludah. Gejala yang biasa dirasakan oleh penderita TBC adalah batuk berdahak melebihi 3 minggu dan kadang disertai darah, sering demam terlebih pada siang atau sore hari, sering berkeringat pada malam hari, dan kehilangan nafsu makan sehingga terjadi penurunan berat badan secara drastis. Jika anda mengalami gejala tersebut sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Untuk mencegahnya kurangi bekerja terlalu berat, dan istirahat yang cukup.

2. Penyakit asma. Asma disebabkan karena terjadinya penyempitan pada saluran pernafasan sehinga penderita sering merasakan sesak nafas. Biasanya penderita asma lebih kepada faktor keturunan.  Namun ada juga karena alergi terhadap debu, kelambaban dan perubahan suhu. Gejalanya biasanya penderita merasakan sesak nafas terlabih pada pagi hari. Untuk mengobati gejala asma bisa dengan minum obat pelega dengan cara dihirup, mengurangi kerja yang berat yang mengakibatkan tubuh kecapaian. Pada umunya penyakit asma tidak bisa diobati, namun bisa ditanggulangi agar tidak kambuh. Dan penderita asma sebaiknya rutin berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

3. Bronkitis. Bronkitis adalah penyakit yang disebabkan karena terjadi peradangan pada saluran pernafasan akibat infeksi kuman, bakteri atau virus. Penyakit ini biasanya diderita oleh para perokok dan orang yang kurang menjaga diri dari polusi udara akibat asap dan debu. Gejalanya berupa batuk yang berkelanjutan meskipun sudah minum obat dan kadang disertai demam, dan dahak yang berwarna kuning karena infeksi kuman. Cara mencegahnya adalah menghilangkan kebiasaan buruk merokok, dan jangan terlalu lama berada pada kondisi yang penuh asap dan debu.

4. Pneumonia. Pneumonia merupakan penyakit yang disebabkan karena infeksi yang terjadi pada paru-paru (parenkim) karena bakteri, jamur atau virus. Gejala dari penyakit ini adalah batuk berdahak yang kental dan berwarna kuning agak gelap, merasakan sakit di bagian dada, dan sering sesak nafas yang kadang disertai demam tinggi. Untuk mencegahnya, selalu memelihara kebersihan, menghindari polusi udara dan berolah raga secara teratur.

5. Kanker paru-paru.  Kanker paru-paru adalah salah satu penyakit yang mematikan. Kanker paru-paru biasanya disebabkan oleh kebiasaan merokok, radiasi radio aktif, sterss dan juga karena bahan kimia beracun. Gejala kanker paru-paru adalah batuk yang tak kunjung sembuh, sering sesak nafas dan sakit di bagian dada, batuk berdarah, cepat lelah dan berat badan menurun secara drastis. Namun seperti gejala kanker lainnya, biasa tahap awal dari kanker paru-paru tidak menunjukkan tanda-tanda yang spesifikasi. Ada gejala dan tanda-tanda biasanya itu sudah memasuki stadium kritis dan harus segera ditangani. Cara pencegahannya adalah menghilangkan kebiasaan merokok, menghindari bahan-bahan kimia yang bisa merusak paru-paru, makan makanan yang mengandung antioksidan agar tubuh selalu vit dan olah raga secara teratur.

Baca juga:
Cara melangsingkan perut secara alami
Peduli hidup sehat
Cara menghilangkan bekas jerawat

Itulah beberapa gangguan yang biasa terjadi pada organ paru-paru. Jika anda mengalami salah satu dari gejala-gejala yang disebutkan di atas maka sebaiknya segera periksakan ke dokter. Jika diketahui sejak dini maka penangannya juga akan semakin mudah.
12.27 | 0 komentar | Read More

Gejala Sakit Ginjal Dan Pencegahannya

Gejala sakit ginjal – Ginjal adalah salah satu organ ekskresi di dalam tubuh manusia selain paru-paru dan jantung. Ukurannya sangat kecil dan bentuknya mirip kacang. Ginjal berfungsi untuk menyaring zat-zat yang tidak berguna bagi tubuh (terutama zat urea) dari dalam darah dan membuangnya dari dalam tubuh melalui urin. Jika terjadi gangguan pada ginjal maka akan mengganggu proses ekskresi urin dalam tubuh manusia.

Nah, untuk itu penting untuk menjaga ginjal sehat agar tetap bisa bekerja normal. Gangguan pada ginjal biasanya sangat sulit untuk dideteksi sejak awal karena biasanya tidak menunjukkan gejala yang spesifikasi. Gejala yang ditunjukkan oleh gangguan pada ginjal biasanya sudah menunjukkan bahwa penyakit ginjal sudah mendekati masa kritis. Meskipun sakit ginjal sangat sulit untuk dideteksi sejan dini, namun selalu ada gejala atau perubahan yang terjadi pada tubuh yang menunjukkan bahwa itu merupakan gejala gangguan pada ginjal yang mulai berkembang. Untuk mengetahui apa saja gejala sakit ginjal dan bagaimana mencegahnya, berikut penjelasannya.


Gejala Sakit Ginjal

1. Perubahan air seni. Sakit ginjal ditandai oleh perubahan air seni yang berwarna keruh. Pada kondisi normal air seni berwarna putih bening, dan akan berwarna kuning bening jika anda kekurangan cairan yang bisa dihilangkan dengan memperbanyak minum air putih. Nah pada penderita sakit ginjal, air seni berwarna kuning keruh dan berbuih dan bahkan pada tingkat tertentu bisa mengadung darah. Jika anda sering mengalami air seni yang berwarna keruh dan berbuih maka sebaiknya anda periksakan ke dokter. Seorang penderita sakit ginjal juga ditandai dengan sering mengalami buang air kecil pada malam hari.

2. Terjadi pembengkakan pada anggota tubuh tertentu. Karena terjadi gangguan pada fungsi ginjal maka ginjal tidak bekerja dengan normal akibatnya cairan sisa tidak berhasil dibuang dari dalam tubuh secara sempurna. Cairan ini akan membuat ruang di dalam tubuh sehingga terjadi pembengkakan. Pembengkakan biasanya terjadi di kaki, tangan, pergelangan kaki dan wajah.

3. Mudah lelah. Ginjal berfungsi untuk memproduksi hormon erythropoietin untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh melalui darah. Karena terjadi gangguan pada ginjal maka produksi hormon ini menjadi berkurang akibatnya sel darah yang membawa oksigen pun menjadi sedikit sehingga otak dan otot menjadi gampang lelah, gejala ini biasa disebut anemia (penyakit kurang darah).

4. Sering mual dan muntah. Terjadi penumpukan limbah dalam darah mengakibatkan seseorang sering merasa mual dan muntah. Dan bahkan gejala ini menyebabkan seseorang menjadi kehilangan nafsu makan dan mengalami penurunan berat badan secara signifikan.

5. Sering merasa nyeri dan sakit pada punggung. Hal ini disebabkan karena kista berisi cairan pada ginjal dan kadang-kadang sampai ke hati akibatnya seseorang penderita sakit ginjal sering merasakan sakit di bagian punggung.

6. Gejala lain seperti seperti sering mengalami sesak nafas, ruam di kulit, sering merasakan pusing dan kedinginan.

Cara Pencegahan Sakit Ginjal

1. Jaga kadar gula dalam darah dengan mengurangi makan makanan yang manis-manis dan juga makanan yang mengandung kolesterol.
2. Hirdarkan kebiasaan buruk merokok dan minum minuman beralkohol.
3. Minum air putih secara rutin minimal 2-3 liter perhari.
4. Rutin berolah raga.
5. Lakukan general check up sekali setahun untuk mengetahui kondisi ginjal anda.

Baca juga:
Gejala kanker serviks dan pencegahannya
Gejala kanker otak dan pencegahannya
Obat gusi bengkak yang alami

Itulah informasi tentang gejala sakit ginjal dan pencegahannya. Jika anda mengalami beberapa gejala di atas maka sebaiknya anda periksakan ke dokter. Dan sebelum muncul penyakit ginjal, melakukan pencegahan tentu adalah satu-satunya solusi. 
10.16 | 0 komentar | Read More

Gejala Kanker Serviks Dan Pencegahannya

Gejala kanker serviks – Kanker serviks atau disebut juga dengan kanker rahim adalah tumor ganas yang menyerang bagian rahim wanita tepatnya di bagian endometrium yaitu lapisan yang terdapat dalam rahim tempat menempel sel telur (ovum) yang telah dibuahi. Kanker jenis ini akan mempengaruhi atau menghambat kemampuan reproduksi seorang wanita. Dan kanker ini adalah penyakit yang sering dialami sebagian wanita selain kenker payudara.

Gejala kanker serviks ini sangat berfariasi pada setiap wanita, bahkan sebagian wanita tidak merasakan ada gejala apapun ketika tumor ganas ini mulai tumbuh. Seperti jenis kanker lainnya, kanker serviks atau kanker rahim tidak memiliki gejala yang spesifik sehingga banyak wanita yang menganggap biasa gejala aneh yang dialaminya pada bagian intim kewanitaan tanpa segera menkonsultasikan ke dokter. Akibatnya justru sangat berbahaya jika kanker ini tidak ditangani sejak dini.

Pada stadium awal, biasanya kanker serviks belum menampakkan gejala-gejala yang spesifik sehingga sulit untuk didiagnosis, bahkan gejala yang muncul biasanya tidak mengindikasikan adanya penyakit kanker. Untuk itu sangat dianjurkan untuk melakukan pap smear secara teratur untuk mendeteksi gejala kanker serviks secara dini. Untuk mengetahui apa saja gejala-gejala yang dialami wanita ketika kanker serviks sudah memasuki stadium lanjut, berikut penjelasannya.


Gejala Kanker Serviks 

1. Sering mengalami nyeri panggul. Pada penderita kanker serviks stadium lanjut biasanya sering mengalami nyeri panggul tanpa terkait dengan kondisi lain seperti menstruasi.

2. Mengalami nyeri ketika melakukan hubungan seksual. Jika anda sering mengalami nyeri ketika melakukan hubungan seksual maka itu patut diwaspadai karena ada kemungkinan itu adalah gejala kanker serviks.

3. Mengalami pendarahan yang tidak normal pada bagian vagina. Kondisi ini merupakan gejala yang sangat umum dialami oleh wanita yang mengidap kanker serviks. Jika anda sering mengalami pendarahan ketika menstruasi, atau ketika melakukan hubungan, atau mengalami bercak darah di antara siklus menstruasi maka ini harus diwaspadai dan segera konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya. Bisa jadi ini adalah gejala kanker serviks.

4. Terdapat ruam pada bagian vagina. Ruam pada bagian intim kewanitaan adalah gajala umum yang sering dialami wanita jika terjadi masalah dengan organ kewanitaan. Pada penderita kanker serviks tingkat lanjut, terdapat ruam pada bagian vagina yang kadang disertai dengan bau yang tidak sedap.

5. Merasakan kram pada saat menstruasi. Jika anda sering mengalami kram pada saat menstruasi maka ini patut anda waspadai. Sebaiknya segera konsultasi ke dokter untuk mengetahui apakah itu gejala kenker serviks atau tidak.

Upaya Pencegahan Kanker Rahim (Serviks)

Untuk menghindari dan mencegah terjadinya kanker serviks, ada beberapa hal yang bisa anda lakukan. Berikut rinciannya:

1. Kurangi kebiasan mencuci organ intim kewanitaan degan cairan antiseptik dan jangan menaburkan bedak pada vagina karena ini bisa memicu munculnya kanker serviks.

2. Hindari merokok dan jauhi orang yang merokok untuk menghindari anda dari perokok pasif yang justru lebih berbahaya daripada perokok aktif.

3. Hindari makanan makanan yang mengandung karsinogen yang bisa memicu sel kanker seperti makanan yang mengandung banyak bahan pengawet.

4. Hindari melakukan hubungan seks di bawah umur 20 tahun.

5. Olah raga secara teratur, dan juga melakukan general check up secara rutin setahun sekali.

Baca juga:
Gejala kanker otak dan pencegahannya
- 9 Olahraga mengecilkan perut
Obat gusi bengkak dengan bahan alami


Itulah informasi tentang gejala kanker serviks dan cara pencegahannya. Dengan melakukan tindakan pencegahan maka akan menghindarkan anda dari kemungkinan terburuk yang bisa terjadi akibat kanker serviks.
09.42 | 0 komentar | Read More