Tampilkan postingan dengan label Mulut dan Gigi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mulut dan Gigi. Tampilkan semua postingan

Tambal Gigi Depan: Biaya dan Prosesnya

Tambal gigi depan – Gigi yang berlubang atau pecah akibat benturan akan menganggu ketika anda menggigit atau mengunyah makanan. Apalagi jika gigi yang berlubang itu mengalami rasa sakit karena lubangnya sudah mencapai urat gigi sehingga terinfeksi oleh bakteri.

Ada dua pilihan yang bisa anda lakukan: menambal atau mencabut. Namun lebih dianjurkan anda melakukan penambalan jika gigi anda belum terlalu parah. Kecuali jika lubangnya sudah terlalu parah sehingga tidak bisa lagi ditambal, atau gigi depan pecah dan tidak bisa lagi ditambal. Keuntungan menambal gigi dibanding cabut adalah jika dicabut maka ada ruang di gusi karena gigi yang dicabut tadi, dan itu akan menimbulkan masalah ketika anda mengunyah atau menggigit makanan. Jika memakai gigi palsu, itu juga akan menyulitkan nantinya.


Penambalan gigi depan lebih dikenal dengan istilah crown (selubung gigi). Crown biasanya dilakukan pada gigi yang patah, kerusakan yang cukup luas dan gigi yang tidak bisa ditambal. Gigi yang patah akan dibuatkan selubung gigi untuk melampisi bagian yang patah sehingga gigi akan terlihat normal kembali.

Sebelum anda memutuskan untuk menambal, sebaiknya konsultasi dulu dengan dokter gigi untuk menentukan tidakan yang paling tepat. Jika dokter menganjurkan untuk ditambal, ada beberapa pilihan bahan yang akan ditawarkan untuk menambal. Dan setiap jenis bahan akan menentukan harganya. Harganya berkisar Rp 150.000 sampai Rp 400.000,-. Sebaiknya anda memilih yang bagus sekalian karena lebih tahan lama.

Secara garis besar, ada dua bahan dalam restorasi gigi;

1. Proses penambalan yng dilakukan hanya satu kali kunjungan. Yang termasuk dalam kategori ini adalah amalgam gigi, semen ionomer kaca (SIK), resin komposit dan resin ionomer.

2. Restorasi tidak langsung (Inditrect restoration). Umumnya dilakukan minimal dua kali kunjungan, tergantung juga  jenis perawatannya. Yang termasuk ke dalam kategori ini adalah: onlays, inlays, veneers (pelapisan gigi), jembatan gigi, mahkota dan lain sebagainya.

Masing-masing dari proses ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pilihan pertama lebih cepat dan lebih murah namun kualitasnya di bawah proses yang kedua. Pilihan kedua meski lebih lama dan mahal namun kualitasnya lebih bagus.

Baca juga:

Semuanya tergantung pilihan anda. Namun, sebelum memilih sebaiknya anda konsultasi dulu dengan dokter gigi untuk memberikan beberapa pilihan yang terbaik untuk anda.
20.14 | 0 komentar | Read More

Masalah Kesehatan Gigi Dan Mulut

Masalah kesehatan gigi dan mulut – Gigi dan mulut tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk mengunyah makanan, namun lebih dari itu gigi dan mulut adalah representasi dari kecantikan dan kesehatan seseorang. Orang yang sakit bisa dikenali dari gigi dan mulutnya, begitu juga orang yang sehat juga bisa ditandai dengan gigi dan mulutnya. Para dokter selalu memeriksa kondisi gigi dan mulut seseorang sebelum memeriksa penyakit yang dikeluhkan oleh pasien.

Hampir semua penyakit dalam tubuh manusia berasal dari apa yang masuk dari mulutnya.  Oleh karena itu, merupakan sebuah keharusan bagi seseorang menjaga kesehatan gigi dan mulutnya dan menjaga apa yang masuk ke dalam perutnya.

Namun sungguh disayangkan, masih banyak orang yang menganggap spele tentang kesehatan gigi dan mulut. Kebanyakan mereka berpikir jika merasakan sakit gigi atau gusi mereka bermasalah, bisa diobati dengan minum obat yang dibeli di warung. Padahal tidaklah sesederhana itu.


Untuk mengetahui apa saja masalah yang sering dikeluhkan seseorang mengenai kesehatan gigi dan mulutnya, berikut saya berikan informasi tentang masalah yang berhubungan dengan gigi dan mulut dan cara mengatasinya.

1. Sakit Gigi

Sakit gigi adalah permasalahan yang sangat umum dialami setiap orang. Sakit gigi bisa disebabkan gigi berlubang, atau ada masalah dengan gusi. Untuk mencegahnya adalah menggosok gigi minimal 2 kali sehari, hindari kebiasaan buruk merokok, kurangi makan makanan yang manis-manis, dan mengurangi mengkonsumsi minuman yang berkarbonasi.

2. Sariawan

Sariawan adalah semacam luka/lesi di mulut. Sariawan bisa terjadi di bibir, gusi dan juga lidah. Penyebabnya pun bermacam-macam, bisa karena bakteri di dalam mulut atau bisa juga karena naiknya asam lambung menuju rongga mulut sehingga kulit melepuh dan mengakibatkan sariawan. Sariawan bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia. Untuk mencegahnya adalah dengan menjaga kebersihan mulut, sering mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin B12 dan zat besi, dan mengurangi faktor stress.

3. Bau mulut

Secara umum bau mulut disebabkan karena kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, mungkin karena faktor kabiasan buruk jarang sikat gigi, merokok, dan lain sebagainya. Selain itu ada juga bau mulut disebabkan oleh beberapa penyakit yang berhubungan dengan THT, seperti sinusitis, bronchitis, tonsillitis, gingivitis, diabetes dan penyakit saluran pencernaan. Untuk mencegah bau mulut, dianjurkan agar anda selalu menjaga kebersihan gigi dan mulut, mencabut gigi dan sisa akar gigi yang sudah rusak parah, menambal gigi berlubang, dan menghindari makanan yang menimbulkan bau mulut seperti jengkol, pete, bawang dan lain sebagainya.

4. Gigi berlubang

Penyebab gigi berlubang beragam seperti kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut karena jarang menggosok gigi, merokok, sering mengkonsumis yang manis-manis dan terlalu sering minum minuman yang berkarbonasi. Untuk mencegah gigi berlubang adalah menggosok gigi minimal dua kali sehari, menghindari kebiasaan merokok dan mengurangi makan makanan yang bisa merusak gigi.

5. Gusi bengkak atau berdarah (gingivitis)

Gusi berdarah bisa dialami siapa saja. Penyebabnya adalah karena gusi bengkak, adanya karang gigi, terlalu kuat saat menggosok gigi, atau  kurang vitamin C. Untuk mencegahnya adalah menjaga kebesihan mulut, menggunakan sikat yang halus saat menggosok gigi, dan memakan makanan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, jambu buji, sirsak dan lain sebagainya.

6. Erosi Gigi

Sebenarnya erosi gigi jarang terjadi, namun tetap harus diwaspadai. Biasanya erosi gigi terjadi pada seseorang yang mengidap penyakit bulimia yang menyebabkan produksi asam yang berlebihan sehingga mengikis enamel gigi secara perlahan. Cara pengangulangannya adalah segera konsultasi ke dokter gigi.

7. Mal oklusi

Mal oklusi adalah posisi yang tidak simetris antara gigi bawah dengan gigi atas. Penyebabnya  beragam seperti salah satunya dari gigi atas atau gigi bawah maju karena kebiasaan mendorong gigi dengan lidah, atau mengisap jari pada masa pertumbuhan gigi dan lain sebagainya. Solusinya adalah dengan memakai kawat gigi untuk membetulkan posisi gigi agar seimbang antara atas dan bawah.

8. Kanker Mulut

Kanker mulut adalah penyakit mulut yang paling berbahaya dan bisa mengakibatkan kematian. Kanker mulut disebabkan oleh pertumbuhan sel kanker yang tidak terdeteksi secara dini sehingga sel itu berkembang dan meluas sehingga mengakibatkan kanker mulut. Penyebabnya bisa karena mengkunsumsi alkohol, merokok dan sejenisnya. Biasanya gejalanya mirip dengan sariawan biasa, hanya saja tidak sembuh-sembuh setelah minum obat sariawan. Oleh karena itu jika anda mengalami sariawan yang berkelanjutan maka waspadailah. Boleh jadi itu adalah sel kanker yang mulai tumbuh dan jika dibiarkan akan semakin membesar. Adapun penanganannya tidak ada jalan lain selain operasi pengangkatan sel kanker. Semakin cepat dideteksi maka semakin mudah pengangkatan sel kanker.

Baca juga:
Gagal jantung kanan dan penyebabnya
Fungsi bagian-bagian ginjal
Cara menghilangkan bekas jerawat

Itulah beberapa masalah kesehatan gigi dan mulut. Intinya adalah selalu menjaga kebersihan gigi dan mulut serta mengurangi konsumsi makanan yang bisa menimbulkan masalah pada gigi dan mulut.
14.59 | 0 komentar | Read More

Perawatan Gigi Berlubang Dengan Mudah dan Sederhana

Perawatan gigi berlubang – Gigi berlubang adalah salah satu masalah gigi yang umum terjadi pada siapa saja. Rasa sakit dan nyeri akan timbul pada saat mengunyah makanan, atau jika lupa menggosok gigi. Oleh karena itu, untuk mencegah gigi berlubang adalah dengan melakukan perawatan gigi secara rutin.

Gigi berlubang biasanya disebabkan karena kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut sehingga kuman yang berada dalam mulut secara perlahan mengerogoti gigi sehingga terbentuk lubang gigi. Dan jika tidak segera ditangani maka lubang akan semakin membesar dan akhirnya menyebabkan timbulnya sakit gigi. Nah, untuk melakukan perawatan gigi berlubang dan bagaimana cara mencegahnya, berikut penjelasannya.


Perawatan Gigi Berlubang dengan Mudah dan Sederhana

1. Menggosok gigi secara teratur. Gosoklah gigi minimal 2 kali sehari, sebelum tidur dan sehabis makan besar, terlebih makanan yang mengandung asam dan gula. Menggosok gigi tidak hanya mencegah gigi berlubang, namun juga mencegah semua masalah gigi dan mulut. Di samping itu, juga mempertahankan agar gigi yang berlubang tidak semakin membesar.

2. Lakukan pemeriksaan gigi minimal 6 bulan sekali. Pemeriksaan gigi bertujuan untuk memastikan kebersihan dan kesehatan gigi. Dan pemeriksaan harus dilakukan ke dokter gigi untuk melakukan pengecekan gigi di semua sudut dan celah serta membersihkan plak-plak yang menempel di gigi.

3. Melakukan penambalan gigi. Jika gigi anda berlubang, sebaiknya dilakukan penambalan gigi sebelum lubang semakin membesar dan mengakibatkan gigi rapuh. Jika gigi anda mengalami rapuh maka tidak bisa lagi dilakukan penambalan, tetapi pencabutan gigi adalah satu-satunya jalan untuk menghilangkan sakit gigi.

4. Periksakan ke dokter gigi jika sakit gigi berlanjut. Jika gigi berlubang terasa sakit, dan tidak kunjung hilang dengan mengkonsumsi obat sakit gigi maka sebaiknya periksakan ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Biasanya gigi berlubang terasa sakit karena lubang sudah mencapai akar gigi, sehingga jika terjadi gesekan dengan makanan saat mengunyah makanan maka akan terasa sakit.

5. Menggunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif. Jika anda menderita gigi sensitif, maka sebaiknya gunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif guna mengurangi rasa ngilu saat anda mengunyah makanan.

Baca juga:
Penyuluhan kesehatan gigi dan mulut
Permainan potong rambut untuk anak
Permainan merias wajah untuk anak

Itulah informasi tentang perawatan gigi berlubang. Perawatan gigi sebaiknya dibiasakan sejak usia dini. Oleh karena itu didik anak anda untuk memiliki kebiasaan membersihkan mulut dan menggosok gigi setiap habis makan dan sebelum tidur. Kebiasaan yang baik akan mencegah masalah pada gigi di kemudian hari.
15.09 | 0 komentar | Read More

Obat Sariawan Mulut Dengan Bahan Alami

Obat sariawan mulut – Mulut merupakan tempat berkembang biak bakteri, jamur, parasit, dan virus. Oleh sebab itu tidak heran jika banyak masalah atau ganagguang yang terdapat pada mulut, seperti sariawan, kenker lidah, tumor pada langit-langit dan lain sebagainya. Maka dari itu menjaga kebersihan mulut adalah sebuah keharusan untuk menghindari berbagai macam penyakit.

Salah satu gangguan pada mulut yang umum terjadi pada siapa saja adalah penyakit sariawan. Sariawan atau bahasa kedokterannya stomatitis merupakan radang yang terkadai pada mukosa mulut yang berupa bercak putih kekuningan. Sariawan bisa terdapat di bibir, lidah, gusi dan langit-langit. Sebenarnya sariawan tidaklah penyakit yang berbahaya. Untuk mengobatinya bisa dengan membeli obat sariawan di warung, atau bisa juga dengan menggunakan bahan alami yang akan kita bahas nanti.


Nah, yang perlu anda waspadai adalah jika setelah minum obat ternyata panyakit sariawan tidak sembuh-sembuh. Jika anda mengalami hal ini maka sebaiknya anda periksakan ke dokter karena bisa jadi itu adalah gejala awal kanker mulut atau kanker lidah. Pada beberapa kasus yang terjadi, gejala kanker mulut dan kanker lidah hampir tidak jauh beda dengan sariawan. Hanya saja setelah diobati dengan obat, sariawan tidak kunjung sembuh.

Penyebab Muncul Sariawan

1. Kekurangan vitamin C. Ini adalah penyebab umum munculnya sariawan.
2. Luka akibat tergigit. Ini biasanya terjadi pada saat makan. Untuk itu usahakan agar janga nterburu-buru pada saat makan.
3. Alergi terhadap makanan yang mengandung asam atau pedas.
4. Akibat virus atau bakteri ketika tubuh sedang tidak vit, atau kurangnya menjaga kebersihan gigi. Kumun yang berkembang biak di mulut bisa memicu sariawan.
5.Karena pemasangan kawat gigi.
6. alergi dengan obat-obatan tertentu.

Obat Sariawan Mulut

Sariawan bisa diobati dengan membeli obat sariawan di warung, atau bisa juga dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti daun gaga, jus tomat, daun sirih, daun ketepeng china dan lain sebagai. Biasanya setelah minum obat, sariawan akan hilang dalam 3-5 hari tergantung besar kecilnya ukuran sariawan.

Jika sariawan tidak kunjung sembuh, sebaiknya periksakan ke dokter karena bisa jagi itu merupakan gejala kanker mulut atau kanker lidah. Di antara gejala kanker lidah adalah: sariawan mudah berdarah, sering mengalami nyeri pada bagian sariawan, merasa nyeri yang menjawar ke bagian telinga, terasa nyeri pada saat menelan, merasakan kesulitan pada saat menelan dan pergerakan lidah yang menjadi kaku pada bagian yang terkena sariawan.

Baca juga:
Manfaat alpukat untuk rambut sehat
Permainan potong rambut untuk anak
Permainan merias wajah untuk anak


Jika anda mengalami gejala tersbut, sebaiknya anda konsulasikan ke dokter untuk penanganan yang tepat. Demikian informasi tentang obat sariawan mulut. Semoga bermanfaat..
14.46 | 0 komentar | Read More

Penyebab dan Obat Gigi Ngilu Serta Pencegahannya

Obat gigi ngilu – Beberapa orang sering mengalami gigi ngilu karena memiliki gigi yang sensitif. Gigi sensitif disebabkan karena terbukanya dentin sebab menipisnya email gigi. Atau bisa juga disebabkan karena turunnya gusi (resesi gingiva). Lapisan dentin di dalam gigi mempunyai saluran-saluran yang sangat halus yang langsung berhubungan dengan syaraf gigi. Jika dentin terbuka karena berbagai sebab maka akan mengakibatkan rasa ngilu pada gigi.

Biasanya orang yang memiliki gigi sensitif akan merasa sangat tidak nyaman pada saat makan atau minum yang panas atau dingin, yang asam atau manis. Hal ini terjadi karena rasa panas atau dingin akan merangsang cairan di tubulus dentinalis yang akan menjalar sampai ke syaraf gigi sehingga minumbulkan rasa ngilu. Dan menurut penelitian, wanita lebih banyak mengalami gigi sensitif dibanding pria. Untuk mengetahui apa saja penyebab gigi terasa ngilu dan bagaimana pencegahannya, berikut penjelasannya.


Penyebab Gigi Ngilu

1. Menyikat gigi terlalu kuat. Menyikat gigi terlalu kuat merupakan penyebab paling utama gigi sensitif. Menurut penelitian, rata-rata orang yang berumur 30 tahun hampir 30% mengalami penurunan gusi (resesi gingiva). Hal ini disebabkan cara menyikat gigi yang salah.

2. Sering menggertakkan gigi (bruxim). Kebiasaan menggertakkan gigi bisa mengakibatkan tereksposnya dentin gigi yang bisa mengakibatkan gigi ngilu. Oleh sebab itu hilangkan kebiasaan menggertakkan gigi.

3. Sering menggunakan obat kumur. Seperti pada pasta gigi pemutih, obat kumur mengandung bahan alkohol dan juga bahan kimia lainnya. Bahan-bahan itu bisa mengakibatkan gigi sensitif.

4. Akibat penyakit gusi. Penyakit gusi yang tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan gigi terasa ngilu. Masalah pada gusi juga sering kali menjadi penyebab gigi sensitif pada orang yang usia lanjut.

5. Akibat gigi retak. Gigi yang mengalami retak atau patah bisa mengakibatkan gigi terasa ngilu. Biasanya gigi yang retak sulit untuk dideteksi oleh seseorang. Oleh karena itu sebaiknya konsultasikan ke dokter gigi.

Pengobatan Gigi Ngilu (Sensitif)

1. Hilangkan kebiasan menggosok gigi dengan tekanan yang berlebihan, gunakan sikat gigi yang memiliki bulu sikat yang lembut, dan gosok gigi dengan cara tepat dan waktu yang tepat. Ganti sikat gigi maksimal 3 bulan sekali.

2. Gunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif. Dan gunakan obat kumur yang mengadung zat strontium shloride atau pottassium nitrate atau flouride. Ketiga zat ini bisa membentuk kristalisasi seta menutupi porus-porus pada permukan gigi yang memiliki banyak pembuluh syaraf.

3. Lakukan penambalan gigi. Jika gigi anda mengalami pengikisan dan terbuka sehingga lubang pada leher gigi sudah kelihatan maka sebaiknya melakukan penambalan gigi.

4. Gunakan seal and proteck untuk meredakan rasa sensitif yagn berlebihan.

Baca juga:
Kelainan pada hidung dan cara pencegahannya
Permainan potong rambut untuk anak
Permainan merias wajah untuk anak


Itulah informasi tentang penyebab gigi yang terasa ngilu dan obat gigi ngilu serta cara pencegahannya. Jika anda rutin merawat dan menjaga kebersihan gigi maka berbagai penyakit dan masalah yang biasa terjadi di mulut bisa dihindari.
12.58 | 0 komentar | Read More

Penyebab Karang Gigi dan Cara Mencegahnya

Penyebab karang gigi – Karang gigi adalah akumulasi plak, bakteri, dan pelikel (lapisan tipis protein saliva) yang menempel di permukaan gigi dan lama kelamaan menjadi keras akibat plak dan pelikel mengalmai proses mineralisasi sehingga sulit untuk dibersihkan walaupun dengan sering menggosok gigi.

Karang gigi disebabkan oleh pembentukan garam  akibat bercampurnya air liur dengan sisa makanan yang bersifat asam. Biasanya karang gigi diawali dengan proses penimbunan plak berupa sisa-sisa makanan yang menempel pada permukaan gigi dan lama kelamaan menjadi keras dan membentuk karang gigi sehingga sulit untuk dibersihkan. Pada tahap awal plak akan berwarna kuning gelap dan lama kelamaan berubah menjadi hitam.


Penyebab munculnya karang gigi tidak lain dan tidak bukan karena tidak rutin menggosok gigi, atau karena kebiasaan menggosok gigi yang tidak benar sehingga masih menyisakan plak yang kemudian dipenuhi bakteri dan kuman. Plak bisa menimbulkan bau mulut, dan pada kondisi terburuk bisa mengakibatkan turunnya gusi (resesi gingiva) sehingga gigi menjagi goyang dan bahkan gigi bisa lepas dengan sendirinya. Namun tentu ada gejala yang menyertainya seperti terasa sakit atau radang pada gusi yang berkelanjutan sehingga jika tidak segera dikonsultasikan ke dokter gigi, maka akan menjadi semakin parah.

Cara Mencegah dan Mengatasi Karang Gigi

Agar anda terhindar dari karang gigi solusinya adalah rutin menggosok gigi minimal 2 kali sehari setelah makan dan sebelum tidur, gosok gigi dengan cara yang tepat dan benar, dan hindari makan makanan yang mengandung asam dan manis sebelum tidur seperti jeruk, kopi dan lain sebagainya.

Jika karang gigi sudah terlanjur menempel di gigi anda maka tidak ada cara lain untuk menghilangkannya selain pergi ke dokter gigi karena membersihkan karang gigi tidak bisa dilakukan sendiri, membutuhkan alat tertentu. Adapun biaya pembersihan karang gigi berbeda untuk setiap dokter gigi, namun perbedaannya tidak akan terlalu jauh. Rata-rata biaya membersihkan karang gigi adalah Rp 100.000- Rp150.000/gigi.

Baca juga;
Gangguan pada paru-paru dan cara mencegahnya
Obat sakit gigi dengan bahan alami
Cara menghilangkan bekas jerawat dengan bahan alami


Mahal? Tergantung badget anda. Namun tentu saja untuk perawatan gigi biaya segitu termasuk wajar karena gigi adalah aset yang sangat berharga bagi setiap orang. Tidak hanya sebagai alat untuk mengunyah makanan, gigi juga berfungsi untuk membuat wajah anda terlihat menarik. 

Nah, bagaimana jika gigi anda kuning lantaran jarang menggosok gigi, atau ada plak sela-sela gigi? Tentu hal ini akan mengurangi kecantikan anda, dan akan menimbulkan kesan jorok. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan dan kebersihan gigi. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Cegah karang gigi sebelum muncul dengan rajin menggosok gigi setiap hari.
12.37 | 0 komentar | Read More

Obat Gusi Bengkak Yang Alami

Obat gusi bengkak – Gusi bengkak adalah sebuah kondisi dimana gusi mengalami pembengkakan dan berwarna merah, terasa sakit jika disentuh dan mudah berdarah saat kita menggosok gigi. Penyebeb gusi bengkak adalah peradangan yang terjadi pada gusi akibat infeksi kuman dan bakteri. Bakteri menempel pada jaringan gingiva kemudian bekembang biak hingga menyebabkan gusi mengalami iinfeksi yang ditandai dengan gusi bengkak, berwarna kemerahan, mudah berdarah dan terasa sakit.

Faktor utama dari gusi bengkak adalah karena kurangnya menjaga kebersihan mulut lantaran jarang menggosok gigi. Akibatnya kuman dan bakteri bekembang biak di dalam mulut yang menyebabkan terjadinya masalah pada gusi. Gusi bengkak bisa juga disebabkan karena cara menggosok gigi yang salah, dan menekan terlalu keras sehingga gusi mengalami penurunan dan mengakibatkan peradangan.


Obat Gusi Bengkak Yang Alami

1. Buah lemon. Lemon memiliki kandungan antiseptik sehingga berfungsi untuk membunuh kuman. Caranya, ambil buah lemon kemudian peras airnya. Campurkan dengan air hangat dan gunakan sebagai obat kumur. Lakukan secara rutin sampai bengkak gusi berkurang dan hilang.

2. Air garam. Garam juga berfungsi sebagai anti bakteri sehingga bisa membunuh kuman dan bakteri yang menyebabkan gusi bengkak. Caranya, ambil 1 sendok makan garam dan masukkan ke dalam segelas air hangat. Aduk hingga rata kemudian jadikan sebagai obat kumur. Pengobatan menggunakan garam ini mungkin akan terasa sedikit perih.

3. Bawang putih. Bawang memiliki kandungan antiseptik yang berkhasiat untuk meredakan gusi bengkak. Caranya, ambil 1 suing bawang kemudian kupas kulitnya dan haluskan dengan dicampur sedikit garam. Setelah itu oleskan pada gusi yang bengkak dan biarkan selama beberapa menit. Mungkin akan terasa agak sedikit perih, namun cara ini cukup manjur untuk meredakan gusi bengkak.

4. Es batu. Caranya, ambil potongan kecil es batu kemudian tempelkan ke bagian gusi yang bengkak. Biarkan sampai es mencari. Awalnya mungkin terasa agak perih, namun setelah itu rasa perih akan hilang dengan sendirinya.

5. Obat herbal. Saat ini sudah banyak obat herbal yang beredar di pasaran untuk menyembuhkan gusi bengkak. Pilihlah obat herbal yang mengandung: Chondroitin, Antiseptik alamiah, Trace Mineral, Mukopolisakarida, Omega 3, 6 dan 9, Glucosaminoglycans (GAG’s), Protein 86.8%,  Kolagen 80%.

Baca juga:
Peduli cara hidup sehat
Cara menghilangkan bekas jerawat dengan cepat dan alami
Obat sakit gigi yang alami

Itulah beberapa pilihan obat gusi bengkak yang alami. Jika setelah menggunakan obat alami di atas namun gusi bengkak tidak kunjung sembuh, sebaiknya anda periksakan ke dokter gigi. Mungkin itu bukan gusi bengkak biasa. 
09.07 | 0 komentar | Read More

Obat Sakit Gigi Dengan Bahan Alami

Obat sakit gigi – Sakit gigi adalah penyakit yang umum terjadi pada siapa saja. Semua kegiatan akan terganggu saat masalah sakit gigi datang tanpa diundang. Makan jadi tidak enak, bekerja jadi tidak fokus, dan istirahat pun jadi tidak enak. Bahkan sakit gigi yang parah bisa mengakibatkan demam dan sakit kepala. Sakit gigi memang sangat menyiksa. Saking menyebalkannya sakit gigi sehingga tidak satupun penyakit yang bisa menandinginya, kecuali sakit hati.

Ada beberapa penyebab dari sakit gigi, di antaranya karena gigi berlubang, gigi mengalami retak atau terkikis atau bi  ajuga karena terjadi infeksi pada gusi. Apakah anda harus ke doter untuk mencabut gigi yang bandel tersebut yang justru ini lebih menyakitkan lagi, atau ada solusi lain? Tentu saja ada. Ada beberapa bahan alami yang bisa anda gunakan sebagai obat sakit gigi. Bahan apa saja itu? Berikut penjelasannya.



Obat Sakit Gigi Dengan Bahan Alami

1. Bawang merah. Bawang merah memiliki kandungan antimicroba yang berfungsi untuk membunuh kuman penyebab penyakit gigi. Caranya, ambil 1 siung bawang merah lalu tumbuk hingga halus. Kemudian tempelkan pada gigi yang berlubang. Biarkan beberapa saat sampai rasa nyeri hilang, kemudian bilas dengan air. Setelah itu jangan lupa menggosok gigi untuk mencegah kuman datang lagi.

2. Bawang putih. Bawang putih memiliki kandungan antiseptik yang juga mampu membunuh kuman yang menyebabkan sakit gigi. Caranya, ambil 1 siung bawang putih kemudian tumbuk hingga halus. Kemudian tempelkan pada gigi yang bermasalah tersebut. Biarkan selama 5 menit setelah itu bilas dengan air hangat untuk menghilangkan rasa bawang putih pada mulut.

3. Garam. Garam sangat mudah ditemukan. Garam juga mengandung antiseptik yang bermanfaat untuk membunuh kuman atau bakteri yang menjadi penyebab sakit gigi. Caranya, larutkan garam dengan menggunakan air hangat. Lalu berkumur dengan air tersebut. Lakukan berulang-ulang sampai rasa sakit mereda. Perlu diperhatikan, jangan sampai air garam tertelan untuk menghindari masalah lain muncul.

4. Es batu. Es batu berfungsi untuk membuat mati rasa, sebenarnya sakit itu masih ada namun karena diberi es maka rasa sakit itu tidak terasa. Caranya, ambil beberapa potong kecil es batu kemudian tmpelkan ke bagian gigi yang sakit. Biarkan sampai es mencair. Ulangi sampai rasa nyeri mereda. Setelah itu jangan lupa untuk menggosok gigi untuk mencegah kuman dan bakteri datang lagi.

5. Cabe rawit. Kecil-kecil si cabe rawit, meski kecil namun banyak manfaatnya. Cabe rawit memiliki kandungan senyawa capsaicin yang berfungsi untuk meredakan rasa sakit. Caranya, ambil beberapa biji cabe rawit kemudian haluskan. Kemudian tempelkan ke gigi yang sakit. Jika terasa perih, bisa dicampurkan dengan sedikit air.

Baca juga:
- Peduli hidup sehat
Cara menghilangkan bekas jerawat

Itulah beberapa bahan alami yang bisa dijadikan sebagai obat sakit gigi. Jika sakit gigi berlanjut setelah anda menggunakan obat alami ini maka sebaiknya anda periksakan ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.
21.39 | 0 komentar | Read More